Sekarang lagi ngerjain

 

Needle case

45 %

 

Hasil Rajutan

id = "FBMainForm_1139330" action="/merajut/blog.html" method = "post" onsubmit = "return false" >
Knit it, blog it

« Previous 1 of 2 Next »
 
Koleksi buku merajut dan merenda
by dydy on 

Koleksi buku merajut dan merendaku sebetulnya nggak terlalu banyak, tapi lumayan lah. Semuanya hasil beli di eBay, eh..nggak semuanya dink. Ada juga yang beli di Amazon dan Crafter's Choice. Nggak tau Crafter's Choice ya? Itu semacam book club gitu, tapi isinya buku-buku craft semua. Kalo daftar jadi member, 4 buku pertama masing-masing cuma dicharge $1, plus shipping and handling, dapet bonus tas travel. Tapi dalam 1 tahun mendatang punya kewajiban beli 2 buku dari Crafter's Choice.

Nah, kembali ke koleksi buku, coba didaftar ah :
1. Big Book of Knitting, Katharina Buss
2. Vogue Knitting: The Ultimate Knitting Book, by the editors of Vogue Knitting Magazine
3. Stitch n Bitch Nation, Debbie Stoller
4. Stitch n Bitch Crochet, Debbie Stoller
5. Designing Knitwear, Deborah Newton
6. Fabulous and Flirty Crochet, Katherine Lee (SweaterBabe.com)
7. Donna Kooler's Encyclopedia of Crochet, Donna Kooler
8. The Crochet Answer Book, Edie Eckman
9. Annie Blatt : Timeless Classics, Trisha Malcolm
10. Lace Style, Pam Allen & Ann Budd
11. Big Book of Knitting Stitch, RCS LIBRI
12. Knitting Beyond the Edge, Nicky Epstein
13. Hand Knits for the Home, Caroline Birkett
14. So Simple Crochet, Melody Griffiths
15. Couture Crochet Workshop, Lily M.Chin
16. A Treasury of Crocheted Sweaters, Sedgwood Press
17. Knit and Crochet Your Own Design, Parkinson
18. 100 Knitting Projects, Jean Leihauser
19. New Direction in Knitting, Jeanne Stauffer
20. The Harmony Guide to Knitting Stitches and Techniques, Debra Mountford
21. Golden Hands The Complete Book of Knitting and Crochet
Ini buku yang besar-besarnya. Ada beberapa yang kecil-kecil seperti Basic Knitting, Crochet Edgings, dll. Selain itu juga ada beberapa majalah Vogue Knitting, Interweave Knits, Knit 'n Style, Crochet! , apa lagi ya.

Eh ternyata banyak.


Sekarang lagi ngincer buku Vogue Knitting 25 years, sama Designing Custom Knits.... blom punya duitnya...:D

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Batik dalam rajutan
by dydy on 

Tema merajut di milis mari_merajut bulan Agustus adalah "Indonesia". Teman-teman yang menyumbangkan karyanya rata-rata mengambil topik 'merah putih'. Saya, antara ingin lain dari yang lain dan memang sedang mencoba mengeksplorasi motif batik untuk rajutan, membuat tas buku. Motif batik yang saya ambil hanya bagian tumpal [segitiga]nya saja yang ditampilkan melalui perbedaan warna dan lace [sayang lace-nya nggak keliatan], tapi menurut saya sih sudah cukup mewakili motif batik Indonesia. Kebetulan punya benang rayon warna merah dan hijau, cocok lah.


[ ] Comments     Permalink     Add Comment

I Found It!
by dydy on 

Inget postingan pertamaku tentang gimana awalnya sampe tertarik sama knitting? Waktu itu aku nulis "Dulu nemu buku tebel knitting&crochet pattern, vintage, covernya gambar seorang wanita dengan knitted lacy long coat putih. Feminin banget deh."

 

Nggak nyangka ketemu lagi sama buku itu di eBay. Ketemunya nggak sengaja, lagi liat-liat knitting pattern dengan keyword "lace", eh ada yang jual pola vintage wedding dress. Waktu diliat...eh...perasaan...kayaknya...ah bener deh yang ini. Horeeee ketemu...

 

Bukunya berjudul "The Golden Hands Complete Book of Knitting and Crochet", buku taun 73! Kalo pengen tau pola-pola di dalemnya, nih dia....bagus-baguuuss!!

 

 

 

 

Sekarang ngerti kan kenapa aku jadi tertarik knitting....dan sekarang aku lagi nungguin kiriman buku ini dari Amazon. Huahahahahaha *tertawa puasssshhhh!!!*

 

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Tapestry Crochet
by dydy on 

Pernah denger "Tapestry Crochet" atau "Hard Crochet"? Terus terang aku baru tau beberapa minggu yang lalu waktu lagi browsing buku-buku merajut di eBay. Ada buku yang judulnya "Hard Crochet" dari Mark Dittrick. Yang bikin aku tertarik adalah karena di covernya ada gambar topi koboy, dan..koper! Aku pikir waktu itu, "Ha??!! Koper bisa dirajut?? That's interesting!". Dari situ deh jadi suka nyari-nyari lewat Google tentang hard crochet atau tapestry crochet, merajut crochet tanpa alat khusus, cuma benang dan jarum kait biasa, yang bisa bikin hasil rajutan kita kaku dan bisa berdiri sendiri.

 

Selain buku Hard Crochet di atas, buku yang juga jadi referensi untuk topik ini adalah buku Tapestry Crochet dan More Tapestry Crochet dari Carol Ventura. Dia juga ada websitenya yang di dalemnya ada instruksi singkat gimana teknik merajut jenis ini, dan ada beberapa pola gratis misalnya tas, topi, keranjang, dan tempat hooks.

 

Jadi hari ini nyobain teknik baru, yang ternyata cukup asik. Hasilnya, tempat jarum-jarum kait alias crochet hooks. Amazing. Padahal cuma benang rajut biasa lho, tapi kuat berdiri sambil nahan beban belasan jarum itu. Bisa juga jadi tempat pensil atau apa deh. Intinya tapestry crochet adalah, semua benang 'dibawa' dalam setiap kaitan. Makanya jadi tebel dan kaku. Coba deh.

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Sepuluh Knitting Tools yang Paling Sering Dipake
by dydy on 

Ngejawab pertanyaan dari Indres tentang 10 knitting tools yang paling sering dipake. Hmmm...apa ya.

1. Knitting needles *ya iya*. Kalo memungkinkan sih satu nomer punya yang straight dan circular.

2. Tapestry/Yarn needle. Jarum buat nanti ngerapiin sisa-sisa benang. Sepaket deh sama gunting.

3. Satu crochet hook ukuran medium, untuk alat bantu kalau ada tusukan yang lepas. Very handy. Binding off pake crochet hook juga lebih enak, lebih cepet dan lebih kenceng.

4. Gauge check. Penting buat meriksa tension. Yah sebetulnya bisa juga pake penggaris biasa sih. Tapi aku beli Knit-Check [yang berfoto bersama crochet hooks itu] selain buat meriksa tension, juga karena ada needle gauge-nya untuk menentukan ukuran jarum-jarum yang nggak ada nomernya.

 

Sampai saat ini sih kayaknya 4 ini yang paling sering dipake. Untuk lain-lainnya, selain karena jarang berkesempatan makenya [misalnya, belom bikin rajutan cable lagi], juga aku lebih sering pake alat alternatif, yang ada di sekitarku aja.

 

Coba didaftar juga ya :

5. Cable needle. Soalnya menahan rajutan cable emang enaknya pake yang melengkung itu biar 'diem' di tempat. Tapi mungkin kalo punya jarum rajut yang bambu bisa dipake juga, kan nggak licin.

6. Stitch holder. Waktu bikin tas jala, aku perlu stitch holder untuk bikin talinya. Waktu itu aku pake jarum rajut biasa aja. Atau bisa juga pake benang trus diiket longgar.

7. Stitch marker. Ini sebetulnya sering dipake, tapi bisa pake alat alternatif koq. Misalnya karet gelang yang kecil, atau benang yang diiket, atau kalo aku sih, kawat kecil yang buat ngiket kantong roti...dibentuk lingkaran aja, jadi deh.

8. Bobbins, buat nahan benang kalo lagi merajut intarsia. Tapi ini juga bisa nggak pake. Benangnya bisa digulung sendiri, bisa digulungin ke potongan karton, dll.

9. Row counter. Ini sebetulnya enak kalo punya, nggak usah cape-cape ngitung. Asli memang suka lupa udah baris berapa ini rajutan, kepaksa ngitung lagi dari bawah. Buat penggantinya, bisa juga pake catetan biasa, dan kalo harus berhenti dulu, tempelin Post-It dengan catatan udah baris ke berapa dll.

10. Point protectors, biar rajutan nggak lepas dari jarumnya. Bagus kalo punya. Aku ga punya nih.

Satu lagi deh ya, penting soalnya :

11. Alat-alat blocking. Alasnya dan jarum pentulnya. Di buku banyak yang nyontoin pake alas graph paper, lapis plastik dll. Tapi ada yang lebih oke. Beli kain bermotif kotak-kotak kecil sebagai pengganti graph paper. Dia jadi alas blocking yang baik dan ga gampang rusak kena jarum ataupun air [dibanding sama kertas, maksudnya]. Oya, buat nusukin jarumnya, pake styrofoam block bisa, atau semacamnya deh.

 

Segitu kali ya? Belom kepikiran lagi...nanti kalo ada ditambahin.

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Koleksi crochet hooks
by dydy on 

Horeee...ternyata hari ini kiriman crochet hooks udah nyampe. Harus langsung diinventarisir nih. Jadi total jendral crochet hook yang aku punya [ditambah sama yang udah punya duluan] dari ukuran yang terkecil, adalah :

  • 0.85 mm [no 13 US]
  • 1.00 mm [no 12 US]
  • 1.10 mm [no 11 US]
  • 1.30 mm [no 10 US, 2bh]
  • 2.25 mm [no 1/B]
  • 2.75 mm [no 2/C]
  • 3.50 mm [no 4/E]
  • 3.75 mm [no 5/F]
  • 4.25 mm [no 6/G]
  • 5.00 mm [no 8/H]
  • 6.00 mm [no 10/J]
  • 6.50 mm [no 10.5/K]
  • 8.00 mm [no 11]
  • 9.00 mm [no 13]
  • yang raksasa, ga tau ukurannya, tapi diameternya kira-kira 1.5 cm

Standar ukuran crochet hook ternyata lebih membingungkan dibanding standar ukuran knitting needle. Coba liat di sini, beda produsen beda standarnya. Beda negara juga beda. Makanya itu di atas, yang no 11 dan 13 ada yang besar, ada yang super kecil. Hh..bikin pusing aja.

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Crochet
by dydy on 

Merajut, tentunya bukan cuma tentang knitting, tapi juga crochet. Aku kenal crochet udah lama banget juga, dari SD. Standar lah ya, dulu diajarin di pelajaran prakarya. Suka? Nggak terlalu...biasa aja. Tapi harus diakui, penampilannya yang bolong-bolong itu cantik n feminin. Waktu SMA pernah hampir mau bikin baju rajut crochet, tanpa pola sih waktu itu *dapet pola dari mana coba? nggak ada resource*. Udah merajut 1/5 tangan kanan. Tapi ga tau kenapa ga diterusin...mungkin karena dulu aku jauh lebih moody dari sekarang...nggak betah lama-lama nongkrongin satu kerjaan.

 

Sekarang sebetulnya lebih fokus ke rajut knitting, tapi minggu-minggu terakhir ini jatuh hati lagi sama crochet. Kenapa? Mengingat :

a. baca kalimat pertama posting ini.

b. liat beberapa pola baju renda hasil crochet yang cantik-cantik.

Jadi akhir-akhir ini suka ngeceng alat dan buku crochet juga dari eBay. Hasilnya..eng ing eng.., hari ini dateng deh buku The Crochet Answer Book. Tertarik karena reviewnya bagus dan liat di eBay ada yang jual murah. Dan bener deh, ga rugi sama sekali beli buku ini. Kecil-kecil cabe rawit. Bukunya imut segede novel Agatha Christie, tapi isinya bisa dibilang lengkap dari pengenalan alat, bahan sampai teknik. Ilustrasinya juga jelas. Sukaaa!

 

Sebetulnya pengen juga beli The Knitting Answer Book. Tapi harganya lebih mahal euy. Untung kemaren ada di public library, langsung pinjem deh.

 

Oya, sehubungan dengan kejatuhatian kembali sama crochet ini, crochet hook-nya juga beli di eBay. Mudah-mudahan nyampe hari Jumat ini. Asiik..

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Mencari profit dari merajut?
by dydy on 

Tulisan ini buat Tyas yang penasaran. Cuma sedikit clue aja...

 

Terus terang kalo menurutku sih mencari profit dari merajut manual [hand knitting/crocheting] itu bukan hal yang mudah. Di Indonesia yang notabene masih sedikit yang punya keterampilan merajut, menjual hasil rajutan masih bisa menghasilkan profit. Soalnya ya itu, para perajut masih di atas angin karena jumlahnya sedikit, sementara yang tertarik beli cukup banyak.

 

Lah di Amerika? Sepertiga penduduknya tau kok gimana caranya merajut. Kalau bukan sesuatu yang extraordinarily beautiful, original, hard to find...sepertinya susah dapet profit dari merajut manual. Ribuan pola gratisan beredar di internet, membuat setiap perajut bisa milih pola yang diinginkan dan bikin rajutan sendiri, ketimbang beli sama orang lain yang pastinya bakal lebih mahal [karena si orang lain itu menambahkan profit buat dirinya kan].

 

Merajut, apalagi rajutan yang besar-besar seperti baju, afghan, dll, is time consuming. Ngerjainnya bisa berhari-hari, berminggu-minggu. Kalo mau menjual hasil rajutan, nggak cukup hanya mengganti harga bahan plus profit sekian persen. Hours of labornya gimana? Kalo dihitung perjamnya sekian dolar, nanti bisa-bisa jatuhnya mahal banget, orang mau beli nggak? Kalo nggak mau terlalu mahal, nanti hitungan perjamnya cuma beberapa sen, is it worth it? Merhatiin yang pada jualan hasil rajutan di eBay, pada nggak sukses tuh.

 

Jadi, menjual hasil rajutan bukan pilihanku untuk mencari profit. Terus apa dong? Yah pokonya bukan jualan hasil rajutan, bukan jadi supplier alat&bahan, bukan buka cafe merajut *ya iya, emangnya punya duit*. Clue : tetep...seputar mendesain...udah mendarah daging sih.

 

Begitu Yas...

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Progres kantong jarum
by dydy on 

Satu bagian pinggir kantong jarumnya udah beres, saku dan selipan-selipan buat jarum melingkar. Lama yah, padahal bisa cepet sebenernya. Habis sambil ngerjain ini itu sih, dan lagi cepet capek pinginnya tidur melulu. Maklum, udah masuk bulan ke 9..heheh.

 

Tadi dicobain masuk-masukin jarum melingkarnya. Kalo yang kabelnya nilon sih sukses, gampang ngaturnya. Tapi ternyata nggak begitu dengan yang kabelnya metal. Mereka lingkarannya besar dan nggak mau diatur. Heh. Padahal aku kan punya 3 yang metal. Ah biarin aja, simpen sih simpen aja, paling nanti nongol-nongol dari kantongnya...heheh...

 

Eniwei, ini hasilnya kalo mau liat. Belom diblok sih jadi bentuknya masih pletat-pletot...Dibloknya nanti aja kalo udah jadi ke-3 bagiannya dan udah mau disatuin. Which is.. kapan ya? :P

 

Oiya, sebetulnya kalo mau bikin kantong jarum, mending pake kain biasa aja terus dijait. Jauuuh lebih cepet. Ini sih aku bikin gara-gara nggak punya mesin jait aja. Untuk jarum melingkar, kalo males bikin-bikin segala, beli aja kantong CD yang banyak sakunya itu lho. Sakunya kan besar tuh, bisa buat masuk-masukin jarum melingkar...

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

Stash dari eBay
by dydy on 

Setelah punya account di eBay dalam rangka ngebantuin temen, jadi sekalian memanfaatkan untuk bela-beli keperluan merajut. Bukan apa-apa, soalnya kan bujet terbatas nih, jadinya cari tempat dimana bisa ngedapetin barang yang sama [paling nggak, bisa dipakai untuk mencapai tujuan yang sama] dengan harga yang jauh lebih murah.

 

Untuk jarum rajut, buatku nggak terlalu penting jarumnya harus baru dan kinclong. Jauh lebih penting kalo aku punya jarum yang lengkap bentuk dan ukurannya, meskipun itu jarum-jarum vintage peninggalan nenek. Pokoknya function first!

Nah, di eBay banyak sekali yang jual setumpukan jarum rajut [kadang-kadang lengkap dengan berbagai asesoris] peninggalan nenek atau ibu penjualnya, atau hasil mereka dapet dari estate sale. Dan itu salah satu yang sering aku kecengin.

 

Akhirnya pada suatu hari dapet juga. Horeeee!!!!! Aku menang auction setumpuk jarum rajut vintage, ada jarum lurus berujung satu [single straight needles], berujung dua [double pointed needles], sama yang melingkar [circular needles]. Juga termasuk di dalamnya ada 2 afghan hook dan 3 crochet hook.

Bertambahlah koleksiku. Tadinya cuma punya jarum lurus nomer 6 dan 8, sama jarum melingkar no 8. Sekarang? Jeng jeng jeng :

  • Jarum lurus ujung satu no : 1, 3[2 set] , 4, 5, 6[2 set], 7, 8, 10.5, 11
  • Jarum lurus ujung dua no : 0 [1 set=4 bh], 1, 4[yg ini ga lengkap nih, cuma 2 bh], 5 [ada 6 bh]
  • Jarum melingkar : 29" no 3[2 bh], 24" no 4, 16" no 5, 24" no 8, 31" no 11
  • Afghan hook : G dan H
  • Crochet hook : E, F, dan G

Nah...lumayan banget kan... Kalo beli baru bisa puluhan dolar keluar nih, tapi karena belinya barang second, harganya jauuuuuh lebih murah. Habis itu sempet juga sih beli beberapa barang baru, tapinya asesorisnya aja. Misalnya : needle&gauge sizer [pengukur jarum dan gauge], jarum cable, dan satu set bobbin.

 

Kalo soal benang, agak beda dikit. Untuk rajutan-rajutan yang nggak perlu benang khusus, lumayan juga kalo nyari di eBay. Namanya juga bargain hunter, pasti carinya yang banyak tapi murah. Nah, yang begitu biasanya ketemu di bagian mixed lot. Kadang-kadang harganya sampai jatoh banget. Bayangin aja, 20 gulung benang harganya bisa aja cuma 5 dolar![tapi belom sama shipping lho ya]. Aku coba beli sekali, soalnya menarik nih, hampir 40 gulung dan warnanya macem-macem, dan yang penting : murah. Eh menang! Jadilah sekarang ada sekardus besar berisi benang-benang rajut di kamarku. Memang agak menuh-menuhin tempat sih...tapi kan nggak lama lagi juga semua isi kardus itu bakal berubah bentuk, ya nggak?

 

Paling nggak 4 gulung udah berubah bentuk jadi tas dan hiasan baju [maap, foto-fotonya blom bisa dipasang di sini]. Sekarang 3 gulung lagi sedang diproses jadi kantong jarum [Aku udah butuh nih, soalnya koleksiku sekarang banyak dan gak ada tempatnya]. Yang ini original design lho...kalo udah jadi diposting deh polanya. Selanjutnya? Masih banyak calon rajutan yang mau dikerjain...dan kardus itu nanti bakal kosong...:)

 

Kalo perlu benang yang khusus, ya terpaksalah harus keluar biaya lebih. Saat ini lagi ngeceng benang-benang lace weight dan fingering. Belom perlu sih sebetulnya, cuman pengen aja ngeceng...liat-liat bisa dapet seharga berapa...

 

Aaah...I love eBay...

[ ] Comments     Permalink     Add Comment

« Previous 1 of 2 Next »
 

Si Tukang Merajut

dydy, 31

tinggal di New York, USA

ibu satu anak bandel

selain hobi merajut juga hobi ngegambar

 

Teman Merajut

 

Bundanya Najwa

Tyas

Linda

 

Buku yang lagi dibaca